by

Ancaman Bui Intai Advokat yang Bermain Curang, Begini Kata Praktisi Hukum Efri Darlin Marto Dachi

HALLO SUKABUMI – Advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan yang memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 18 tahun 2003 tentang Advokat.

Beredar Kabar terbaru berkaitan dengan draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru dikabarkan bisa mengancam para advokat jika bermain curang.

 

Dikabarkan, Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) disahkan oleh DPR menjadi UU, para advokat yang berbuat curang bisa dipidana dengan hukuman penjara 5 tahun atau denda sebanyak Rp 500 juta.

Sebagaimana dilansir dalam draf terbaru RUU KUHP, ancaman pidana penjara maupun denda bagi para advokat curang itu diatur dalam Bab VI Tindak Pidana Terhadap Proses Peradilan Bagian Kesatu Pasal 282 tentang Gangguan dan Penyesatan Proses Peradilan.

Pasal 282 itu selengkapnya berbunyi: Dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak kategori V advokat yang dalam menjalankan pekerjaannya secara curang:

a. mengadakan kesepakatan dengan pihak lawan klien, padahal mengetahui atau sepatutnya menduga bahwa perbuatan tersebut dapat merugikan kepentingan pihak kliennya; atau
b. mempengaruhi panitera, panitera pengganti, juru sita, saksi, juru bahasa, penyidik, penuntut umum, atau hakim dalam perkara, dengan atau tanpa imbalan.

Denda kategori V, sebagaimana diatur dalam Pasal 79 RUU KUHP, adalah denda dengan nominal maksimal Rp 500 juta.

News Feed