by

Diputus PKPU oleh Pengadilan Niaga, Ini yang Wajib Dilakukan BUMD Pemkab Bogor PPE

HALLO SUKABUMI – BUMD milik Pemkab Bogor, PT Prayoga Pertambangan dan Energi (PPE) resmi diputus PKPU oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Putusan itu diambil dalam putusan Perkara Nomor: 145/Pdt.Sus/PKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst yang dimohonkan oleh PT Asphalt Bangun Sarana dan PT Jaya Trade Indonesia.

 
BACA JUGA :  Akhirnya Sintha Dec Checawaty Memimpin Kadin Kabupaten Bogor Periode 2021-2026

Dengan begitu PT PPE dalam keadaan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Sementara (PKPU-S) terhitung sejak tanggal 26 April 2021.

Demikian disampaikan Rohmat Selamat SH M.Kn selaku Kuasa Hukum dari PT Tohaga Jaya, di Jakarta, Senin, 17 Mei 2021.

BACA JUGA :  Sebut Wartawan Bodrex, Puluhan Wartawan Gelar Aksi Massa Tuntut Bupati Bogor Minta Maaf

“Melalui PKPU diharapkan bisa menemukan penyelesaian yang konkrit terkait pembayaran kewajiban PPE terhadap tagihan klien kami PT Tohaga Jaya,” kata Rohmat Selamat.

Rohmat menyebut, tagihan sebesar Rp 6.154.808.990, seharusnya bisa terealisasi mengingat sudah ada kepastian hukum, sehingga keadilan dapat ditegakkan,” ujar Rohmat

BACA JUGA :  Sebut Wartawan Bodrex, Puluhan Wartawan Gelar Aksi Massa Tuntut Bupati Bogor Minta Maaf

“Sebagaiman asas yang menjadi Undang Undang Kepailitan dan PKPU penundaan kewajiban pembayaran utang yaitu: asas keseimbagan, asas keberlangsungan usaha, dan Asas keadilan” tutup Advokat Rohmat Selamat. (tim)

News Feed