by

Ekonomi Keluarga Terdampak Pandemi, Jadi Tantangan Berat Kaum Ibu

HALLO SUKABUMI – Masa pandemi yang terjadi saat ini berdampak serius pada sektor ekonomi. Banyak perusahaan tutup yang menyebabkan lebih dari 3 juta kepala keluarga kehilangan pekerjaan.  

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, angka kemiskinan bertambah menjadi 9,7 juta jiwa akibat pandemi Covid 19. 

 

Bahkan, angka perceraian pun meningkat drastis disebabkan kesulitan ekonomi. Menanggapi hal itu, Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mengatakan kondisi berat tersebut harus dihadapi oleh keluarga-keluarga Indonesia, khususnya menjadi tantangan yang berat bagi kaum ibu sebagai pilar keluarga. 

BACA JUGA :  Jokowi Lantik Tiga Pasang Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih di Pulau Sumatera

Dalam kegiatan reses virtual bertemakan “Serap Aspirasi dan Peringatan Hari Ibu Bersama Warga Masyarakat Kecamatan Cakung”, Anis menyampaikan apresiasinya terhadap para ibu yang di masa pandemi yang semakin kesulitan. 

BACA JUGA :  Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari Hanya Menjadi 2 Hari, Ini Alasannya

Menurutnya, para ibu harus terus mendampingi anak-anaknya untuk melakukan pembelajaran jarak jauh dari rumah, mendukung ketahanan keluarga saat senang maupun sempit, mengelola keuangan keluarga saat terdampak secara ekonomi, dan lain sebagainya. 

“Semua beban sekaligus tantangan tersebut dipastikan menguras energi, menguras pikiran dan menguras emosi. Namun para ibu memiliki kekuatan bertahan yang luar biasa.”

BACA JUGA :  Waspada Cuaca Ekstrem, Bibit Siklon Tropis 98S Terbentuk di Samudra Hindia Selatan Jatim

“Tetap teguh dan mengupayakan suasana tenang atau sakinah, penuh cinta atau mawadah, dan membawa kasih sayang atau rahmah di dalam keluarga” kata Anis usai acara yang bertajuk “Membersamai Ibu Hebat di Masa Pandemi”, Minggu 27 Desember 2020.

News Feed