by

Gila Minyak Curah Naik, Tuh Emak-emak Mulai Mengeluh

Hallosukabumi.com – Akhir bulan Oktober sampai malam hari ini tanggal 2 November 2020 harga minyak curah di agen sudah mencapai Rp 12.600,-/kg.

Banyak keluhan yang saya dapati ketika melayani pembeli. Ibu-ibu rumah tangga sudah berkoar.

 

“Leh, minyaknya belum turun tah? Naik terus!!” keluhnya.

“Telor juga sudah naik lagi ya!!” kata ibu-ibu sedikit cemberut.

“Iya nih bu, saya nggak tau sampe kapan? Mudah-mudahan besok ada kabar penurunan harga dari agen,” jawab saya sembari ngelayani permintaannya.

Saya sudah hubungi pihak agen, hanya saja belum ada balasan.

Lewat pesan whatsApps, pihak agen kemudian memberikan informasi bahwa besok minyak bisa jadi turun harga Rp 200,-/kg.

Kemudian saya tanya, “kenapa bisa naik gini, mas?

“Kemungkinan ada gagal panen kelapa sawitnya mas,” begitu pesan yang saya terima.

Kalau untuk harga telor, siang tadi dikabari sama agen telor naik Rp 500,-/kg.

Kata temen saya, “kalau minyak naik biasanya nambah ramai pembeli, kalau turun malah kebalikkannya. Saya juga ga ngerti.”

Memang permintaan minyak curah cukup tinggi jika memasuki bulan maulid. Karena umat muslim biasanya merayakan kelahiran kanjeng Nabi Muhammad SAW dengan memasak berbagai menu makanan yang kemudian dibagi ke tetangganya.

Ini sudah menjadi kebiasaan. Hari ini saja saya sudah dapat dua bungkus makanan dari tetangga. Belum yang kemaren.

Walaupun pandemi virus covid-19 belum berakhir. Semangat masyarakat untuk merayakannya tetap tinggi. Masjid, mushola dan langgar terus melantunkan kitab berzanji. Biasanya diakhiri dengan makan-makan.

Oleh: Ahmad Sholeh, Pedagang Sembako

News Feed