by

Gunung Merapi Masih Keluarkan Guguran Awan Panas Lagi, Status Masih Siaga

HALLO SUKABUMI – Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan adanya kejadian guguran awan panas Gunung Merapi pada Kamis, 7 Januari pukul 08.02 WIB. 

Awan panas tersebut tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimal 28 milimeter dan durasi 154 detik.

 
BACA JUGA :  Jokowi Lantik Tiga Pasang Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih di Pulau Sumatera

Berdasarkan keterangan dari Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, awan panas tersebut meluncur dan mengarah ke hulu Kali Krasak.

Cuaca dilaporkan berawan di sekitar Gunung Merapi saat terjadi guguran awan panas.

“Arahnya ke Kali Krasak dengan tinggi kolom abu 200 meter,” jelas Hanik melalui rekaman suara.

BACA JUGA :  Waspada Cuaca Ekstrem, Bibit Siklon Tropis 98S Terbentuk di Samudra Hindia Selatan Jatim

Menurut Hanik, jarak guguran dari awan panas tersebut tidak teramati secara visual dikarenakan tertutup kabut.

Akan tetapi apabila melihat dari rekaman amplitudo dan data rekaman seismiknya diperkirakan tidak lebih dari 1 kilometer.

BACA JUGA :  Masih Status Level Siaga, Gunung Merapi Dua Kali Meluncurkan Awan Panas Guguran

“Jaraknya ini tidak teramati (secara visual) karena tertutup kabut. Kelihatan di pucuknya saja. Kalau melihat durasinya ini jaraknya pendek,” kata Hanik.

News Feed