by

Sukabumi Tetapkan Status Darurat 7 Hari Pascabanjir Bandang

Hallosukabumi.com, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus melakukan penanganan darurat pascabanjir bandang yang melanda tiga kecamatan pada Senin lalu (21/9/2020).

Bupati setempat menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari, terhitung 21 hingga 27 September 2020.

 
BACA JUGA :  Perampok Bersenjata Diburu Polisi, Korban Mahasiswi yang Sedang Wisata di Perkebunan Cicareuh

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi bersama TNI, Polri, Basarnas, dinas kabupaten terkait, sukarelawan dan masyarakat melakukan penanganan darurat di lokasi.

Baca : Berita-berita Seputar Meluapnya Sungai Cipencit dan Banjir Bandang Cicurug

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD terus melakukan kaji cepat pascabencana. Tim gabungan juga melaksanakan upaya darurat lainnya seperti pertolongan, penyelamatan, pencarian dan evakuasi.

BACA JUGA :  Perampok Bersenjata Diburu Polisi, Korban Mahasiswi yang Sedang Wisata di Perkebunan Cicareuh
BACA JUGA :  Perampok Bersenjata Diburu Polisi, Korban Mahasiswi yang Sedang Wisata di Perkebunan Cicareuh

Tim gabungan mendirikan dapur umum lapangan untuk melayani para penyintas. Mereka membagikan bahan baku makanan untuk diolah bersama. Operasional dapur umum ini dibantu oleh personel Polri dan sukarelawan.

News Feed