by

Penyerapan Anggaran Pemerintah di masa AKB Harus Dipercepat!

Hallosukabumi.com, Bandung – Pemerintah perlu mengakselerasi serapan anggaran Program Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) dimasa AKB. Berdasarkan data kementerian Keuangan hingga 19 Agustus 2020, serapan PEN masih berada pada posisi 25,1  persen atau senilai Rp 174,79 triliun. 

Dengan rincian belanja kesehatan Rp 7,36 triliun, perlindungan sosial Rp 93,18 triliun, sektoral dan pemda Rp 12,4 T triliun, insentif usaha Rp 17,23 triliun, dukungan UMKM Rp 44,63 triliun serta pembiayaan korporasi yang masih dalam proses finalisasi. 

 

Yang perlu diperhatikan adalah agar penyaluran berbagai stimulus ini diarahkan secara tepat sasaran dan tepat manfaat, sehingga dapat mencegah kontraksi lanjutan atas daya beli masyarakat.

Mengingat selama ini masih ditemukan permasalahan lapangan seperti target error maupun overlapping. Aspek monitoring dan evaluasi secara berkala pun perlu terus ditingkatkan, terutama yang berkaitan dengan akurasi data dan perbaikan mekanisme penyaluran sehingga manfaatnya tepat sasaran.

“Langkah percepatan ini tentunya tetap harus dilakukan seefektif mungkin dan akuntabel,” ujar Anggota DPR RI Komisi XI, Puteri Komarudin dalam webinar bersama FEB Unpad,  bertema “Peran OJK dalam Pemulihan Ekonomi dan Ketahanan Sektor Jasa Keuangan,” Kamis (27/8/2020).