by

Sejumlah Kendaraan Menuju Kawasan Tempat Wisata di Sukabumi Diputar Balik Petugas

HALLO SUKABUMI – Niat warga masyarakat yang hendak mengunjungi kawasan tempat wisata di Palabuhanratu Sukabumi pasca libur lebaran nampaknya harus dipikir ulang.

Pasalnya, sejumlah titik pos penyekatan terus diperketat oleh petugas gabungan mulai dari Kepolisian, TNI, Pol PP, Dishub, dan lainnya. Salah satunya di pos penyekatan pertigaan Gunung Butak Kecamatan Palabuhanratu jalur Sukabumi Banten.

 

Dalam pantauan di lokasi, banyak kendaraan yang di putar balikkan oleh petugas terutama pengunjung dari luar warga Sukabumi, Sabtu, 15 Mei 2021.

BACA JUGA :  Perampok Bersenjata Diburu Polisi, Korban Mahasiswi yang Sedang Wisata di Perkebunan Cicareuh

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi Kluster baru penyebaran virus Covid 19 di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Menurut Paur Humas Polres Sukabumi Ipda Aah Saepul Rohman, Kabupaten Sukabumi termasuk zona kuning dalam penyebaran covid 19. Sehingga untuk kawasan wisata berdasarkan surat edaran Bupati, pemda hanya mengijinkan kegiatan wisata untuk jumlah pengunjung kurang dari 50 persen dari kapasitas tempat wisata, itupun hanya untuk lokalan saja kalau warga dari luar Sukabumi dilarang.

BACA JUGA :  Perampok Bersenjata Diburu Polisi, Korban Mahasiswi yang Sedang Wisata di Perkebunan Cicareuh

“Makanya dari mulai hari H lebaran sampai hari ini tim gabungan TNI / Polri, Pemda Sukabumi melakukan penyekatan untuk membatasi jumlah pengunjung yang akan berwisata di wilayah pantai yang ada di Kabupaten Sukabumi,” Kata Aah kepada Hallo Sukabumi, (15/5).

Selain itu, Polres Sukabumi pun turut menghimbau terutama kepada warga dari luar Sukabumi untuk menunda dulu liburan, terlebih dimasa pandemi seperti sekarang ini.

BACA JUGA :  Perampok Bersenjata Diburu Polisi, Korban Mahasiswi yang Sedang Wisata di Perkebunan Cicareuh

“Mohon maaf kepada warga dari luar Sukabumi terutama yang berniat berwisata di seputaran pantai di Kabupaten Sukabumi, untuk tahun ini 2021 disarankan ditunda dulu,” ujarnya.

“Tentunya guna mencegah terjadinya kerumunan sehingga memicu penyebaran virus covid 19, salam sehat untuk semuanya,” Pungkas Aah. (ang)

News Feed