by

Vaksin Covid Menjadi Triger Mechanism Pemulihan Ekonomi

Hallosukabumi.com, Jakarta – Covid 19 kini sudah menyebar ke berbagai negara di dunia, dampaknya luarbiasa, sistematis dan menimbulkan ketidakpastian perekonomian global, tak terkecuali Indonesia.

Pengaruhnya terhadap perekonomian dalam negeri, terutama dari sisi konsumsi, korporasi, sektor keuangan, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat dirasakan secara signifikan.

 

Untuk mendukung upaya pemulihan kesehatan dan percepatan pemulihan ekonomi telah disiapkan berbagai kebijakan pemerintah yang dijalankan lewat berbagai program. Salah satu upaya pemulihan kesehatan adalah melalui percepatan penyediaan vaksin yang sedang berjalan sebagai bagian dari prioritas Indonesia Sehat.

Percepatan penyediaan vaksin merupakan agenda strategis mengatasi masalah ekonomi yang terjadi sekarang yang diprediksikan diprediksi akan terjadi hingga hingga vaksin virus Corona Covid-19 ditemukan.

Pemerintah sendiri telah menyatakan untuk menghadirkan vaksin COVID-19 di Indonesia. Rencana pemerintah terkait vaksin diharapkan menjadi salah satu cara untuk menangani pandemi dan membangkitkan ekonomi Indonesia.

Sektor teknologi keuangan yang selama ini banyak mendukung UMKM di masa pandemi ini untuk bertahan dan bangkit menyambut baik kehadiran vaksin ini.

BACA JUGA :  Resmi Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Marwan - Iyos Besok Dilantik

Adrian Gunadi, Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengatakan bahwa rencana pemerintah untuk melakukan vaksinasi COVID-19 merupakan sebuah harapan bagi bangsa Indonesia.

“Vaksin COVID-19 pasti menjadi harapan kita semua, karena semakin cepat virus terkendali tentunya akan memberikan dampak langsung terhadap roda ekonomi dan juga kegiatan UMKM yang menjadi target penyelenggara fintech lending di AFPI,” harap Adrian.

Semua pelaku ekonomi kreatif, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mesti bersiap menghadapi masa setelah ditemukannya vaksin Covid-19. diyakini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan melesat kembali serta jauh lebih dibanding sebelumnya.

Adrian juga menambahkan bahwa bila pemerintah dapat memberikan kepastian rencana vaksinasi COVID-19 tentunya akan sangat bermanfaat bagi dunia usaha.

“Diharapkan adanya kepastian vaksin akan memberikan kepastian planning bagi dunia usaha khususnya UMKM dan tentunya akan dapat meningkatkan kepercayaan publik,” tambah adrian.

BACA JUGA :  Kodim 0607 Kota Sukabumi Gelar Rapat Koordinasi TMMD Tahun 2021

Kebangkitan UMKM akan menjadi pendorong utama untuk menggerakan kembali perekonomian Indonesia, oleh karenanya, vaksin yang bertujuan untuk menimbulkan kekebalan pada tubuh ini sangat diharapkan kehadirannya.

“Semoga dengan adanya vaksin COVID-19 yang aman dan berkhasiat dapat membuat aktivitas masyarakat kembali normal sehingga pelaku UMKM yang memang bergantung pada aktivitas masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” lanjut Adrian.

Diinformasikannya, AFPI dan anggotanya telah memberikan kontribusi besar bagi UMKM Indonesia selama masa pandemi dengan menyalurkan pinjaman untuk modal usaha. Pinjaman modal usaha yang cepat dari perusahaan fintech lending sangat membantu UMKM yang memang belum banyak memiliki akses ke bank.

Menurut laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Agustus 2020, saat ini terdapat sekitar 157 perusahaan fintech lending atau yang memberi pinjaman di Indonesia dengan total aset hampir Rp 3,2 triliun. Setidaknya 54 persen dari 12,8 juta peminjam P2P adalah UKM. Penyaluran kredit tersebut menyumbang 55 persen dari Rp 54,71 triliun pinjaman yang disalurkan oleh fintech tahun lalu.

BACA JUGA :  IWO Sukabumi Adakan Baksos untuk Korban Tanah Ciherang di Desa Cijangkar Nyalindung

“Kami berharap vaksin dapat meningkatkan harapan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat sehingga dapat kembali beraktivitas dengan lebih optimal. Tentunya kami juga siap sedia membantu dalam kapasitas kami apabila dibutuhkan,” tambah Danu Wicaksana, Managing Director of Good Doctor Technology Indonesia.

Berdasarkan statistik OJK per September 2020, penyaluran pembiayaan baru fintech lending mencapai Rp 6,82 triliun atau naik 39 persen (month to month/mtm).

Sedangkan sebelum pandemi, pembiayaan baru fintech lending pada Desember 2019 sampai Maret 2020 tercatat pada kisaran Rp 6,8 triliun sampai Rp 7,1 triliun.

Seperti diketahui Iklim usaha yang sehat berbanding lurus dengan lingkungan dan masyarakat yang sehat, karena itu berbagai upaya untuk mencegah dampak buruk Covid 19 patut kita dukung, termasuk vaksinasi. masyarakat yang sehat, dan lingkungan yang sehat merupakan atmosfir penuh oksigen bagi kemajuan dna pemberdayaan UMKM. (skb)

News Feed